TAHUN BARU.. Hijrahkan Lahir Batin

20 May 2014 Written by 
Published in Buletin BRC

Buletin BRC Edisi X - 1 Muharram 1435 H / 5 Nopember 2013

Tahun Baru..

Hijrahkan Lahir Batin

KEMBALI KE SUNNAH

(Kembali kepada Keberkahan Perihidup Rasulullah Saw.)

Karena tentangmu Ya Rasulullah,

ialah sebaik-baik kisah, seindah-indah cermin,

semulia-mulia jalan, semurni-murni teladan.

Karena pada dirimu Ya Rasulullah;

sebening-bening hati, sejernih-jernih jiwa,

sedalam-dalam ilmu, setepat-tepat fahaman.

Karena dalam tindakmu Ya Rasulullah;

seikhlas-ikhlas niat, seihsan-ihsan amal,

seteguh-teguh prinsip, sejelas-jelas ikutan.

Karena ucapanmu Ya Rasulullah;

sefasih-fasih kata, sedalam-dalam makna,

sekokoh-kokoh hujjah, setampak-tampak pembuktian.

Karena engkaulah Ya Rasulullah;

setaat-taat hamba, serajin-rajin guru,

seberani-berani panglima, sepuncak-puncak pemimpin.

(Salim A. Fillah)

 

Gaya Hidup yang sesuai Sunnah adalah gaya hidup yang paling ideal, karena gaya hidup ‘nyunnah’ akan membawa kepada kehidupan yang sehat paripurna, baik secara alami maupun terlebih secara syar’i. Dan itulah pula yang menjadi rahasia sekaligus warisan sangat berharga dari Rasulullah Saw. dan para Sahabatnya Rhum. untuk kehidupan manusia di sepanjang zaman.

Sudah menjadi sebuah rahasia umum, bahwa Rasulullah Saw. dan Para Sahabat Rhum. adalah generasi yang memiliki tingkat kesehatan fisik yang paling baik. Ini dibuktikan dari catatan-catatan sejarah yang menerangkan betapa gemilangnya capaian-capaian mereka dalam mengharumkan peradaban Islam di masa awal.

Salah satu kutipan sejarah yang menggambarkan betapa hebatnya kondisi kesehatan para Sahabat Rhum. adalah kisah yang diriwayatkan oleh Imam Ad-Dailami; bahwa pernah satu ketika seorang Tabib(semisal dokter) dari Palestina meminta izin kepada Rasulullah Saw. untuk membuka praktik pengobatan di Kota Madinah.

Namun setelah mendapat izin, selang-waktu sebulan kemudian ia kembali bertemu Rasulullah Saw. untuk berpamit pergi meninggalkan Kota Madinah. Apa gerangan yang membuat sang tabib begitu cepat berpamitan meninggalkan Madinah? Ternyata ia bercerita kepada Rasulullah Saw. bahwa selama sebulan, ia mencari sampai ke sudut-sudut Kota Madinah namun ia tidak menjumpai satu orang pun yang sakit. Subhanallah

Juga seperti dikisahkan di banyak riwayat tentang Sahabat Khalid ibn Walid Ra. dalam suatu peperangan pernah dijamu oleh musuhnya dengan sebuah gelas yang berisi minuman. Khalid Ra. mengetahui bahwa dalam gelas tersebut telah dibubuhi racun mematikan, namun demi menggentarkan nyali musuh-musuh Islam Ia dengan mantap meminumnya seraya membaca “Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma'as mihi syai'an”(artinya: Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak akan membahayakan apapun juga.)

Dan setelahnya Khalid Ra. tetap segar bugar yang menandakan racun mematikan tersebut tak berpengaruh kepadanya, sehingga keberanian musuh-musuhnya ciut lalu menyatakan tidak akan berperang dengannya dan meminta perdamaian.

Sunnah adalah Solusi untuk Sehat

Mengapa Para Sahabat R.hum bisa memiliki kesehatan yang luar-biasa? Padahal di zaman mereka belum dikenal adanya suplemen-suplemen dan nutrisi yang pada hari ini diyakini mampu menunjang kesehatan.

Jawabannya; adalah karena mereka selalu gigih berusaha mengikuti setiap kebiasaan hidup dari panutan mereka, yaitu Rasulullah Saw.

Setiap yang dilakukan Rasulullah Saw. sedapat mungkin selalu diikuti oleh Para Sahabat Rhum, karena rasa cinta mereka kepada beliau, dan terlebih karena itu merupakan perintah Allah;

Sungguh telah ada bagi kalian pada diri Rasulullah suri teladan yang baik.” (TQS. Al-Ahzab: 21)

Maka tidak heran jika Para Sahabat Rhum. memiliki kondisi kesehatan yang sangat prima dengan rata-rata usia yang serupa Rasulullah Saw.; yakni antara 65 - 70 tahun, karena terbimbing kebenaran Ilahiah.

 

Rahasia Sehat dalam Sunnah

— Manajemen Makan & Minum

Rasulullah Saw. bersabda; “Lambung (perut) manusia itu tempatnya segala penyakit, sedang pencegahannya itu pokok segala pengobatannya“ (HR. Ad-Dailami)

Hadits di atas bermakna bahwa pokok perkara dari semua permasalahan kesehatan manusia adalah pada Perut/Pencernaan. Jika seseorang mampu memperlakukan pencernaannya dengan baik maka ia akan mendapatkan kesehatan yang baik, sebaliknya jika seseorang tidak baik dalam memperlakukan pencernaannya maka cepat atau lambat berbagai penyakitlah yang akan datang menimpanya.

Cara mengupayakan kesehatan pencernaan adalah dengan mengatur pola makan dan minum dengan baik. Baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Pencernaan yang sehat mampu mencerna makanan dari mulai masuk ke Lambung sampai dikeluarkan ampasnya melalui Anus selama kurun waktu 12 Jam. Artinya dalam sehari-semalam(24 Jam) seharusnya seseorang itu melakukan buang air besar/BAB sedikitnya 2 kali.

Jika dalam sehari-semalam, BAB kurang dari 2 kali maka itu indikasi pencernaan yang bermasalah. Yang hampir pasti dikarenakan konsumsi makanan yang tidak tepat secara kualitas atau kuantitasnya.

Sebenarnya seorang manusia itu cukup dengan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Namun jika tidak ada pilihan lain, maka hendaknya sepertiga perut itu untuk makanan, sepertiga yang lain untuk minuman dan sepertiga terakhir untuk nafas.” (HR. Ibnu Majah)

Rasulullah Saw. menganjurkan untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum.

Tidak berlebihan dalam kuantitas, berarti menjaga asupan makanan sebatas menghindarkan diri dari kepayahan haus/lapar dan untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan tenaga/energi, agar mampu menunjang aktifitas.

Tidak berlebihan dalam kualitas mengandung arti memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi dan menjaga diri dari makanan dan minuman yang secara kandungan zatnya, tidak diperlukan oleh tubuh.

— Meminum Madu

Rasulullah SAW bersabda,” Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an.” (HR. Ibnu Majah)

Madu merupakan nutrisi/makanan yang bermanfaat sekaligus sebagai obat. Sehingga dengan rutin mengkonsumsi madu maka tubuh akan mendapatkan 2 manfaat; yaitu manfaat Madu sebagai makanan dan manfaat Madu sebagai obat.

Madu merupakan makanan istimewa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh serta untuk menjaga kelestarian kemampuan seksual seseorang. Setiap 1Kg Madu bernilai 3.280 kalori atau senilai dengan 50 butir telur atau 5,575 liter susu atau 1,680 kg daging.

Maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi Madu setiap hari sebelum makan untuk membantu memperbaiki sistem pencernaan serta untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting bagi tubuh.

— Tidur yang Berkualitas

Salah satu penyebab ketidak-fit-an di siang hari adalah kualitas istirahat/tidur di malam hari yang tidak baik.

Kualitas Tidur yang bermasalah, bukan hanya berefek pada kebugaran saja, namun juga berpengaruh besar kepada masalah berat badan dan imunitas atau daya tahan tubuh. Dan inilah masalah yang menjadi trend di negara-negara maju.

Masalah Kurangnya Kualitas Tidur biasa disebabkan pola hidup, seperti kurang berolahraga atau kebiasaan begadang. Juga sangat mungkin kembali disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat.

Mengupayakan Tidur yang berkualitas dapat dilakukan dengan cara meneladani cara tidur Rasulullah Saw.

1. Tidur Lebih Awal

Dari `Aisyah Radhiallahu’anha “Bahwasanya Rasulullah Saw. tidur pada awal malam dan bangun pada pengujung malam, lalu beliau melakukan shalat”.(Muttafaq `alaih)

2. Berbaring ke Sebelah Kanan

Berbaring ke sebelah kanan sangat baik itu memberi ruang kepada organ pencernaan untuk bekerja optimal.

3. Berwudhu Sebelum Tidur

“Apabila kamu akan tidur, maka berwudhu’lah sebagaimana wudhu’ untuk shalat”. (Mutafaq’alaih)

Berwudhu membuat otot dan syaraf lebih rileks sehingga lebih menyamankan tubuh.

4. Memperbanyak Berdo’a dan Berdzikir

Berdo’a dan berdzikir membuat hati menjadi tenang.

 

— Berbekam

Berbekam merupakan upaya yang paling dianjurkan oleh Rasulullah Saw. untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit.

Jabir al-Muqni RA, bercerita: "Aku tidak akan merasa sehat sehingga berbekam, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya pada bekam itu terdapat kesembuhan'." (HR. Ibnu Hibban)

Rasulullah Saw. dan Para Sahabat Rhum. senantiasa Berbekam, dalam keadaan sakit maupun dalam keadaan sehat. Berbekam dalam keadaan sakit bermanfaat untuk membantu menyembukan penyakit dan berbekam dikala sehat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar senantiasa sehat dan terjauh dari penyakit.

Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)“  (HR. Bukhari)

Barang siapa melakukan bekam pada tanggal 17, 19 atau 21, akan sembuh dari setiap penyakitnya.” (HR.Abu Dawud)

Semoga kita diberikan kesehatan dan keberkahan hidup dengan ‘berhijrah’ kembali kepada mengamalkan sunnah Rasulullah Saw. sehingga dengannya kita digolongkan kepada umatnya yang berhak mendapatkan syafaat beliau di yaumil hisab nanti, aamiin.

(Yudhi Triyanto – Pimred)

 

Segenap Keluarga Besar BRC

mengucapkan:

Selamat Tahun Baru 1435 Hijriah

“Dengan Hijrah kepada Sunnah, kita Ciptakan Dunia yang Sehat sesuai Syariat.”

Read 54162 times Last modified on Tuesday, 20 May 2014 08:11
Rate this item
(0 votes)

Kantor Pusat BRC

Alamat:
Jl. Kautamaan Istri No. 199 (Belakang Rumah No.22), Kel. Balonggede, Kec. Regol, Bandung 40251
Telephone:
(022) 4218720
Sms :
081.22.444.335
Website:
www.klik-brc.com
Email:
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tentang Kami

Alhamdulillah.. BRC (Bekam Ruqyah Center) telah memiliki 34 cabang yang tersebar di seluruh indonesia.

Gabung bersama kami