|
Pertanyaan:
Saya memiliki putri berusia 9 tahun dan udah didiagnosa menderita penyakit epilepsi.Apakah betul bahwa epilepsi tidak dapat disembuhkan???dan apa penyebabnya??? Apa yang dapat dilakukan jika terjadi serangan ??? Bisakah menggunakan bekam dan herbal???
Ibu Inge, Sariwangi
Jawaban :
“DAN APABILA AKU SAKIT...., DIALAH ( ALLOH ) YANG MENYEMBUHKAN AKU.....” (QS. ASY SYU’ARAA’: 80)
Epilepsi atau ayan bukanlah penyakit, melainkan suatu kondisi yang timbul akibat munculnya impuls listrik otak (seluruh bagian otak) yang
bekerja tidak semestinya. Gejala klinisnya sangat kompleks, tetapi proses abnormal listrik sel-sel otak itu bisa terlihat pada Elektro Encephalografi (alat rekam listrik otak).
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Assalamualaikum wr wb Apakah ruqyah dapat dilakukan jarak jauh? sebab ada kerabat saya yang kata orang2 terkena guna2 (pelet) tapi dia tinggal di jogja. lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk ruqyah di BRC? Oleh : Ridwan Waalaikumussalam wr wb BRC tidak melakukan ruqyah dengan jarak jauh, BRC melakukan ruqyah yang secara syar'i, karena ruqyah jarak jauh menggunakan media jin yang itu dilarang dalam Islam, sebaiknya Bisa berkunjung ke cab. BRC terdekat/ ketempat ruqyah lain yang melakukannya secara syar'i. untuk cabang BRC Bapak bisa mengaksesnya Cabang BRC |
|
Assalamualaikum wr wb
Sewaktu menghadiri seminar lupus sebulan yang lalu di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, saya baru sadar bahwa gejala lupus yang saya alami berbeda sekali dengan 'penampilan' teman-teman lupus yang lain. Saya mengalami episode jumlah trombosit yang amat rendah disertai perdarahan di kulit dan menstruasi yang lama dan banyak, sedangkan teman lain dengan nyeri sendi, ada pula teman ODAPUS (Orang dengan Lupus) dengan gangguan ginjal, ada pula yang keguguran sampai tiga kali. Pertanyaan saya, apakah lupus itu sebenarnya satu kesatuan penyakit ataukah terdiri dari beberapa kelompok penyakit? Dan bagaimana kita, sebagai pasien atau keluarga pasien, ataupun dokter dapat menemukannya? Saya menanyakan ini, karena penyakit lupus saya baru ditemukan lama sesudah gejala muncul, dan perlu pindah-pindah beberapa dokter sebelum dipastikan dan diobati dengan benar. Rini, Jakarta Timur |
|
Selengkapnya...
|
|
Assalamualaikum wr wb
Anak saya, wanita berusia 17 tahun, sekitar empat minggu yang lalu merasa lemas dan pucat. Padahal biasanya dia cukup aktif dan menjadi anggota tim basket di sekolahnya. Tidak ada gejala-gejala yang menonjol sebelumnya. Hanya dia pernah mengeluh haidnya lebih banyak dari biasanya. Kami membawanya ke dokter. Kata dokter dia menderita kurang darah. Sel darah merahnya kurang. Oleh dokter, dia diberi obat. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan kurang darah itu? Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Mengapa hanya diberikan obat dan bukan transfusi darah? Sebagai ibu saya khawatir dengan kondisi anak saya. Saya tidak ingin hal ini berdampak buruk untuk kesehatan dia selanjutnya. Apa yang sebaiknya saya lakukan? Terima kasih. Atikah, Surabaya |
|
Selengkapnya...
|
|
Assalamualaikum wr wb
adik saya perempuan berusia 52 tahun, mengalami kelumpuhan mendadak seminggu yang lalu. Menurut dokter, ia mengalami stroke. Mula-mula, ia mengalami kesukaran bicara, mulutnya mencong, kemudian langsung tidak bisa berjalan, bahkan duduk pun tak bisa. Pertanyaan saya, bagaimana mungkin ia yang baru berusia 52 tahun mengalami stroke, sedangkan kakak-kakaknya sehat. Tetangga kami pun banyak yang berusia lebih dari 60 tahun, masih tampak sehat. Ada juga sih dua tetangga yang stroke, tetapi pada usia 68 dan 70 tahun. Sebetulnya apa sih stroke itu? Mengapa stroke pada adik saya lebih berat dibanding stroke yang dialami pak de saya (stroke pada usia 67 tahun) yang gejalanya hanya mulut mencong dan kaki agak lemah, tetapi masih bisa berjalan. Bagaimana cara mencegah stroke, agar kami, kakak-kakaknya tidak ikutan stroke? Ani, Bekasi |
|
Selengkapnya...
|
|
|
|