TELAH DIBUKA PELATIHAN AHAD & REGULER, Info lebih lanjut klik disini / Hubungi Phone : 022 - 7664 7272 Hp : 081322912710 untuk mendaftar online klik Daftar | TELAH DIBUKA PELATIHAN AHAD & REGULER, Info lebih lanjut klik disini / Hubungi Phone : 022 - 7664 7272 Hp : 081322912710 untuk mendaftar online klik Daftar
klik-brc: Halaman Utama arrow Info Kesehatan
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Info Kesehatan
Halalkah Minuman Anda?

drink-recipes.jpgDari jutaan produk minuman yang beredar di seluruh Indonesia, baru ribuan di antaranya yang mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukman Hakim saat ditemui dalam acara sosialisasi sertifikasi halal MUI pada produk minuman non-alkohol di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Selasa (9/3/2010).

"Baru sedikit sekali memang produk minuman yang mendapat sertifikasi halal dari MUI. Baru sekitar 20 persen dari keseluruhan yang sudah disertifikasi halal oleh MUI. Yah, mungkin kalau dihitung-hitung dari jutaan, baru beberapa ribu saja yang sudah tersertifikasi halal," ungkap Lukman.

Ia menambahkan, MUI sendiri memang belum mewajibkan kepada seluruh produsen minuman untuk memiliki sertifikasi halal. "MUI sendiri memang belum mewajibkan seluruh produsen minuman untuk memiliki sertifikasi halal, tapi kami mengharapkan kesadaran dari para produsen tersebut untuk melaporkan dan mengajukan pembuatan sertifikasi halal ke MUI untuk produk-produknya. Agar masyarakat, khususnya yang Muslim, tidak lagi dibuat khawatir dan bingung memilih mana minuman yang halal dan haram," papar Lukman.

Untuk mendapatkan label sertifikasi halal dari MUI, produsen minuman harus melalui beberapa prosedur. Pertama, produsen harus melakukan pendaftaran atau registrasi produk ke LPPOM MUI. Setelah terdaftar, LPPOM MUI akan melakukan pengkajian dan audit evaluasi terhadap produk-produk minuman tersebut.

Berdasarkan hasil audit tersebut, MUI akan mengeluarkan fatwa apakah produk tersebut halal atau haram. Terakhir, barulah akan dikeluarkan sertifikat halal apabila berdasarkan fatwa produk tersebut memang dinyatakan halal. Tak habis sampai di situ, para produsen produk minuman yang sudah bersertifikat halal pun tetap harus memperpanjang masa berlaku sertifikat halal produk mereka secara berkala setiap dua tahun sekali.

Salah satu di antara banyak merek produk minuman terkenal yang konsisten menjaga kualitas kehalalan produk adalah Extra Joss. Produk minuman tersebut kabarnya juga merupakan produk minuman pertama yang mengajukan sekaligus mendapatkan sertifikasi halal minuman non-alkohol dari Majelis Ulama Indonesia.

 

Ref : www.kompas.com

 
Makanan yang sehat??

Apakah Anda penggemar makanan enak dan tahu restoran-restoran terbaik di kota? Namun, apakah Anda tahu makanan yang baik untuk tetap sehat? Mari kita cari tahu seberapa baik pengetahuan Anda soal gizi untuk hidup sehat.

Dari hasil tes ini, mudah-mudahan gaya hidup Anda jadi lebih sehat.

1.    Manakah yang mengandung lebih banyak vitamin dan zat gizi?
       a.    Cabai merah
       b.    Merica hijau

2.    Paha atau dada ayam, mana yang lebih sehat untuk Anda?
       a.    Paha
       b.    Dada

3.    Wortel satu famili dengan:
       a.    Kentang
       b.    Peterseli
       c.    Lobak
       d.    Kacang

4.    Jenis bir mana yang lebih sehat?
       a.    Bir hitam
       b.    Bir kuning

5.    Buah mana yang mengandung lebih banyak vitamin C?
       a.    Grapefruit merah muda
       b.    Grapefruit putih
       c.    Tidak keduanya

6.    Mana yang mengandung lebih banyak gizi?
       a.    Selai kacang chunky
       b.    Selai kacang krim
       c.    Tidak keduanya

7.    Terakhir, jika ingin makan cokelat, mana yang lebih sehat?
       a.    Dark chocolate
       b.    Cokelat susu
       c.    Cokelat putih

Jawaban:

Selengkapnya...
 
Negara Gudangnya Herbal Dunia


TE1547486p.jpgRKAIT:

    * Pengobatan Konvensional dan Herbal Tidak Perlu Dipertentangkan
    * Awas Tertipu Herbal Palsu Campur Viagra!
    * Penelitian Produk Herbal Makin Penting
    * Pemerintah Diminta Dukung Pengembangan Obat Herbal
    * Sumber Daya Hayati Potensial Kembangkan Industri Herbal

KOMPAS.com - Badan kesehatan dunia (WHO) mendefinisikan obat tradisional sebagai obat asli di suatu negara yang digunakan secara turun-temurun di negara itu atau negara lain. Obat tradisional harus memenuhi kriteria antara lain sudah digunakan minimal tiga generasi dan telah terbukti aman dan bermanfaat.

Bahan utama dalam obat tradisional adalah herbal. Secara umum ada beberapa negara utama di dunia yang menjadi gudangnya herbal.

1. Cina

WHO mencatat, 30-50 persen konsumsi kesehatan masyarakat di negara ini dialokasikan untuk ramuan herbal. Sejak 5.000 tahun silam, nenek moyang bangsa Cina meramu obat untuk mengatasi beragam penyakit.

Catatan medis tertua ada dalam dua kitab kuno: Huang Di Nei Jing (Kitab Kaisar Kuning) dan Wai Tai Mi Yao (Resep Rahasia). Isinya cara menyembuhkan gangguan pencernaan, pernapasan, dan sistem reproduksi.

Kitab tua yang paling terkenal adalah Kompendium Materia Media, yang diterbitkan pada tahun 1590. Buku yang ditulis oleh Li Shizhen dan diteruskan oleh Zhan Xueim ini memuat 1.892 zat medis yang berguna dalam dunia pengobatan.

Dari kitab-kitab tua itulah Cina membangun peradaban herbalnya, yang sekarang sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Perkembangan pengobatan tradisional di negara ini relatif maju karena pemerintahnya mendukung penuh.

2. India
Ayurveda atau ilmu tentang kehidupan adalah sistem holistik kuno untuk mendiagnosis serta mengobati, sudah ada sejak 1.000 SM di India. Ayurveda mungkin merupakan sistem kedokteran tertua yang dikenal manusia.

Ayurveda mementingkan konsep keseimbangan energi, kesatuan tubuh, pikiran, dan roh. Ada 8 cabang ayurveda, yakni kayacikitsa (penyakit dalam), salyacikitsa (anatomi dan bedah), salakyacikitsa (penyakit THT dan mata), kaumarabhryta (tulang), bhutavidya (healing), aganda tantra (toksikologi), rasayana (rejuvenasi), vajikarana (afrodisiak untuk laki-laki).

3. Korea
Pengobatan tradisional di negeri ginseng tidak bisa dilepaskan dari pengaruh Cina dan India. Sistem pengobatan tradisional di Korea dikenal dengan nama Korean Oriental Medicine (KOM) atau lebih populer dengan sebutan hangbang.

Walau mendapt pengaruh besar dari pengobatan Cina, tetapi hangbang mengembangkan teknik khusus yang bersifat khas. Teknik-teknik itu adalah aturan pengobatan sasang (sasang constitutional medicine), Saam Scupunture, Herbal Acupunture, dan Korean Hand Acupunture. Perkembangan KOM terlihat dari banyaknya sekolah lanjutan tinggi yang khusus mempelejarinya. Tak heran jika di Korea mudah dijumpai dokter dan apoteker khusus KOM.

4. Indonesia
Jika menyebut herbal, Indonesia adalah salah satu laboratorium tanaman obat terbesar di dunia. Sekitar 80 persen herbal dunia tumbuh di negeri ini. Indonesia memiliki sekitar 35 ribu jenis tumbuhan tingkat tinggi, 3.500 di antaranya dilaporkan sebagai tumbuhan obat.

Nenek moyang kita memanfaatkan flora kekayaan alam itu dengan cerdas. Dikenal istilah jamu untuk menyebut ramuan dari tanaman obat. Jamu berasal dari bahasa Jawa Kuno, jampi atau usodo. Artinya penyembuhan menggunakan ramuan, doa, dan ajian.

Pemanfaatan ramuan alam untuk tujuan kesehatan sudah ada sejak ratusan tahun silam. Tabib dan pengobat tradisional meracik aneka jenis tanaman menjadi penawar. penyakit. Bukti-bukti pemakaian jamu di masa lalu bisa dilihat dari tulisan-tulisan di daun lontar, prasasti, dan relief candi.
 
ref : www.kompas.com
 
4 Sikap Tubuh Kurang Sehat

Sikap tubuh yang kurang tepat dapat memengaruhi postur tubuh. Bila didiamkan atau tidak mendapat penanganan yang semestinya dapat menyebabkan kelainan pada tulang belakang. Namun, ragam kelainan yang ditimbulkan tentunya berbeda-beda, yakni dapat berupa skoliosis (kelengkungan tulang belakang yang abnormal ke arah samping), atau kyphosis (tulang belakang yang membengkok dan kelihatan bongkok dari arah samping).

Berikut beberapa sikap tubuh yang sebaiknya dihindari:

1. Posisi duduk membungkuk

Kebiasaan duduk membungkuk yang membuat anak merasa nyaman dengan posisi tersebut. Atau dapat pula terjadi karena pemakaian kursi yang tidak ergonomis. Kemungkinan lain, kursi yang digunakan lebih tinggi dibanding mejanya hingga anak akan membungkukkan badannya saat menulis. Meja yang terlalu rendah juga akan memaksa anak duduk membungkuk saat menulis ataupun kala melakukan aktivitas di meja tersebut.

Bila kebiasaan ini dibiarkan dapat memunculkan ketegangan otot pada wilayah leher dan punggung yang berujung pada keluhan rasa pegal-pegal atau kaku. Bila keluhan ini dibiarkan dalam waktu lama dapat menyebabkan terjadinya kyphosis. Untuk mengoreksinya (bila tergolong ringan), dapat dilakukan dengan latihan guna memperbaiki postur tubuh sekaligus menguatkan otot. Di samping melakukan senam untuk mendukung penguatan otot di sekitar wilayah punggung dan bahu. Sedangkan bila tergolong berat perlu dilakukan operasi.

Selengkapnya...
 
Tips Hidup Sehat
Ikutilah tips berikut ini untuk hidup sehat dan memiliki kualitas hidup yang baik, jalani hidup sehat mulai sekarang. Kesehatan adalah investasi yang sangat berharga. Karena itu, jadikanlah hidup sehat optimal sebagai kebiasaan Anda sehari-hari. Bagaimana Caranya ! Ikuti tips berikut ini :
 
1. Cukupilah Kebutuhan Gizi Anda
2. Hindarilah LemaK Berbahaya
3. Janganlah pernah Lupa Sarapan
4. Makan Sayur dan Buah yang cukup
5. Minum Air Minimal 8 Gelas Sehari
6. Pertahankan Berat Badan yang Ideal
7. Olah raga yang teratur
8. Cukup Istirahat
9. Hindarilah Rokok dan Minuman Beralkohol
10. Selalu Berpikir Positif
11. Luangkanlah Waktu Untuk Diri Sendiri
12. Perhatikanlah Kebersihan
13. Periksakanlah Kesehatan Anda Secara Teratur
14. Jaga kondisi tubuh dengan selalu meningkatkan imunitas tubuh
15. Hindari makanan yang berpengawet